Bangka, satu dari beberapa keindahan indonesia
"hei guys, 24 nov besok jgn lupa jm 9 di bandara."
begitulah salah satu pesan singkat dari kawanku kepada kita2 semua yang akan berangkat ke bangka. yah, kebetulan beberapa bulan lalu kami mendapat tiket promo dari salah satu maskapai ternama di nusantara untuk penerbangan ke bangka.
23 november saya berangkat menuju tempat temandi serpong untuk keesokan harinya bisa berangkat bareng menggunakan mobil penyewaan. lumayan buat ngirit ongkos. (90ribu/mobil).
sekitar pukul 12.00 kami sampai di bangka, kami berlima di jemput salah seorang kerabatku di PKBN bandung kemarin. kami di antar ke wisma di jalan mesjid jami di pusat kota bangka. mesjid jami ini adalah mesjid tertua dibangka. kebetulan liburan kami kesana bertepatan dengan musim hujan di bangka. kami baru mulai jalan saat sore hari untuk menghemat waktu. yah, destinasi pertama adalah pantai pasir padi yang cukup dekat dari pusat kota. setelah negosiasi dengan menyewa sepeda motor di wisma tempat kita nginap, sktar 10 menit kami sampai. (40ribu/motor) hamparan pasir putih terbentang di pantai tersebut. pasir yg padat memungkinkan buat motor/mobil melintas di atasnya.
Pantai Pasir Padi
setelah menunaikan kewajiban di salah satu mushollah di pinggir pantai, kamipun beranjak ke alun2 ibu kota. kebetulanpun hari itu hari sabtu, jadi alun2 ibukota ramai dikunjungi. setelah mencicipi cemilan2 khas bangka dan berkeliling sejenak, langsung capsus ke wisma untuk beristirahat buat hemat energi keesokan harinya.
paginya pun kami berangkat setelah menyewa mobil untuk 2 hari perjalanan. yah, kita akan nomaden buat irit waktu, tenaga dan ongkos. pertama2 kami mencari pom bensin karena mobilnya sekarat. pom bensin di bangka cukup sulit. apalagi ketika malam hari. setelah mengisi bensin, kami mengantar salah seorang sahabat ke pelabuhan tanjung pandan untuk penyebrangan ke belitong. yah, dia memisah karena adalah masalah teknis.
lanjut dari situ, perjalananpun dilanjutkan. kali ini menurut peta hasil browsing di om google, destinasi awal yg terdekat adalah pantai air anyir. pantainya sangat sepi, hanya sebuah keluarga yang sedang berekreasi disini.
Pantai Pasir Anyir
setelah dari pantai pasir anyir, perjalananpun di lanjutkan di kabupaten sungailiat. sepanjang perjalan terdapat beberapa lubang galian bekas penambangan timah (TI) yg sudah ditinggalkan. kamipun menemukan salah satu bekas penambangan yang berubah menjadi sebuah danau yg sakit indah.
bekas penambangan timah
melewati beberapa bukit dengan jalan yg kita ambil adalah jalan pintas, kami sempat nyasar. pengen nanya sama peta berjalan, tapi tak satupun kami dapat. alhasil jalan lurus terus aj. akhirnya kami sampai di sungailiat. setelah sempat bertanya, kamipun menuju pantai matras dan parai tenggiri.
suasana pantai matras yang memilikipasir putih yang indah.
Pantai Matras
jarak pantai matras dan parai tenggiri cukup dekat. selang beberapa menit, kamipun diba di pantai parai. pantai parai ini sudah dikelola resort. namun, beberapa pantai di bangka sangat indah dan masih banyak yg belom dikelola. hampir semua pantai dibangka berpasir putih namun ada beberapa yg kecoklatan.
Pantai Parai Tenggiri
memasuki malam, kamipun beranjak ke kota sungailiat untuk beristirahat. yah, sasaran utama kita adalah mesjid. setelah bercakap bentar dengan pengurus mesjid, akhirnya kami di izinkan menginap di sekret bersama mereka. terima kasih atas kebaikannya pak zen.
besoknya kami berpamitan dan lenjut ke kabupate belinyu. perjalanan ke belinyu ini yg sangat membingungkan, gak ada petunjuk jalan yg terlihat di jalan. tapi kemanapun kami pergi, peta berjalan adalah petunjuk kami. perjalananpun dimulai, sepanjang jalan banyak kami temukan klenteng-klenteng. yah, bangka memnag dihuni sebagian kaum tionghoa. ada sejarahnya, tapi sangat panjang ketika saya jelaskan. hehe
setelah sempat bertanya, diujung terdapat simpang tiga. diujung jalan kedunya terdapat pantai yang mw kami kunjungi. yah, pantai romodong dan tanjung penyusuk. kedua pantai ini serasa private island. itu karena cuma kami yang terdapat dipantai ini.
pantai Romodong
pantai tanjung penyusuk
setelah matahari mulai naik sampai puncaknya, perjalan dilanjutkan ke arah barat. yah tepatnya di kabupaten muntok. sepanjang perjalanan kami di guyur hujan. namun pemandangannya yang sangat mengagumkan. melewati beberapa kabupaten, hamparan kebun sawit disepanjang jalan menemani kita daam perjalanan. sesampainya dsna, kamipun bergegas ke tanjung kalian untuk melihat mercusuar yg ada disana. setelahnya dilanjutkan kembali ke pantai tanjung ular, namun waktu yang sangat tidak memungkinkan, akhirnya kami kembali. sempat beli durian dipinggir jalan, perjalanan kami lanjutkan ke kota bangka. menjelang tengah malam kami sampai, lanjut di tempat nongkrong anak2 muda bangka. istirahat, kami mencoba untuk tidur dalam mobil. tapi sangat disayangkan, oksigen nya gak muat buat kita berempat. akhirnya kami merapat disekitar mesjid jami.
perempuan tidur di mobil, dan kita yang cowo tidur di teras mesjid. menjelang subuh, kami terbangun oleh adzan subuh. kewajiban dilaksanakan. pagi harinya, kami kembali ke wisma tempat kami dulu nginap kemudian mengembalikan mobil sewaan. waktu kami msh tersisa satu hari. satu hari kita sempatkan untuk mengelilingi kota bangka untuk beli souvenir dengan berjalan kaki. kami sempatkan pula untuk mengunjungi museum timah yang gak jauh dari alun2.
lokomotif museum timah
nah, dari sinilah sy mendapat banyak sejarah tentang bangka dan proses pembuatan timah. pesan singkat dari saya, sempatkanlah berkunjung ke museum museum yang terdapat dibeberapa sudut kota untuk mengetahui sejarah kita. bukanlah sejarah untuk membuat kita semakin bijak.
besoknya kami bergegas untuk balik keibukota. alhamdulillah perjalanan yang sangat berkesan. selamat jalan bangka, keindahanmu akan masuk dalam salah satu tujuan wisata favoritku. "Jelajahi Negerimu, Kenali Indonesia Kita"
terima kasih untuk semua.











0 comments:
Post a Comment